UPDATE: Total 19 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dievakuasi, 72 Orang Masih Dalam Pencarian

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CISARUA, Mevin.ID – Tim SAR Gabungan kembali melaporkan penambahan jumlah temuan jenazah dalam operasi pencarian bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026). Hingga sore ini, total korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi mencapai 19 orang.

Meski beberapa jenazah telah ditemukan, tugas berat masih menanti tim di lapangan. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 72 orang masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsoran yang sangat luas.

Ancaman Longsor Susulan di Lokasi

Proses pencarian hari ini tidak berjalan mulus. Cuaca yang tidak menentu dan kondisi tanah yang sangat labil memicu terjadinya beberapa kali longsor susulan di wilayah zona pencarian.

Iwan, salah seorang relawan SAR yang bertugas di titik evakuasi, menyebutkan bahwa pergerakan tanah masih terus terjadi sehingga membahayakan nyawa petugas.

“Masih terjadi longsor susulan di wilayah pencarian. Hal ini membuat tim harus ekstra hati-hati. Gerak alat berat terpaksa kami batasi agar tidak memicu pergeseran tanah yang lebih besar,” ungkap Iwan kepada media, Minggu (25/1).

Strategi Pencarian Diperketat

Guna menjaga keselamatan personel, Tim SAR kini menerapkan sistem pemantauan area atas (safety officer) yang bertugas memberikan peringatan dini jika terlihat adanya pergerakan tanah saat alat berat bekerja.

Penggunaan alat berat tetap diprioritaskan untuk membuka akses poin-poin yang diduga terdapat kerumunan korban, namun frekuensi penggunaannya dikurangi di titik-titik yang dinilai paling rawan longsor susulan.

Data Terkini Musibah Longsor Cisarua:

  • Korban Meninggal (Dievakuasi): 19 Orang

  • Korban Hilang: 72 Orang

  • Kondisi Lapangan: Tanah labil, risiko longsor susulan tinggi.

  • Fokus Operasi: Pencarian manual dan terbatas dengan alat berat.

Pihak berwenang mengimbau warga dan relawan yang tidak berkepentingan untuk menjauhi zona merah demi kelancaran alat transportasi medis dan keselamatan bersama.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus
Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat
Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen
Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak
Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan
WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”
Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung
Tragedi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung: Terungkap Korban Alami Perundungan Sejak SD

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:34 WIB

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus

Senin, 16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat

Senin, 16 Februari 2026 - 19:31 WIB

Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak

Senin, 16 Februari 2026 - 19:07 WIB

Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:02 WIB

WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”

Berita Terbaru