Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Mevin.ID – Upaya penyelamatan satwa langka berhasil dilaksanakan di Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, setelah seekor macan tutul jawa (Panthera pardus melas) terdeteksi berkeliaran di sekitar pemukiman warga.

Operasi yang digelar pada Jumat (6/2/2026) ini merupakan bentuk sinergi terukur untuk melindungi keselamatan warga sekaligus menjaga kelestarian satwa dilindungi tersebut.

Aksi penyelamatan dipimpin oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dengan melibatkan Tim Medis dari Taman Satwa Cikembulan.

Kolaborasi ini memastikan proses evakuasi berjalan sesuai protokol konservasi dan penanganan medis yang aman bagi sang macan.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V BBKSDA Jabar, Vitriana Yulalita, mengonfirmasi bahwa macan tutul jantan tersebut telah berhasil dievakuasi dan ditranslokasikan ke lokasi observasi.

“Sejauh ini kondisinya baik dan cukup responsif, terlihat masih liar,” ujar Vitriana.

Satwa dilindungi ini menunjukkan tanda-tanda sehat dan telah mulai beradaptasi.

“Macan tutul sudah mulai makan dengan agresif setelah diberikan kelinci sebagai pakan alami,” tambahnya.

Tim dokter hewan dari Taman Cikembulan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi fisik dan psikologis satwa untuk memastikan kesiapannya dilepasliarkan ke habitat alami.

Observasi Sebelum Lepasliar

Vitriana menekankan bahwa proses observasi harus dilakukan secara komprehensif dan tidak terburu-buru.

Pemeriksaan mencakup organ vital, anggota tubuh, kekuatan fisik, serta kondisi gigi dan taring yang vital untuk kelangsungan hidupnya di alam liar.

Meski sempat mengalami luka-luka ringan selama proses evakuasi, satwa tersebut tetap menunjukkan insting liar dan agresifitas yang baik, menandakan kondisi psikologis yang masih prima.

Apresiasi untuk Kewaspadaan Warga

Lokasi kemunculan macan tutul di Desa Maruyung diduga berdekatan dengan kawasan hutan yang merupakan jalur jelajah alami satwa tersebut.

Vitriana mengapresiasi sikap warga Pacet yang tidak panik dan berhasil membantu proses evakuasi tanpa membahayakan nyawa satwa maupun manusia.

“Ia mengingatkan bahwa macan tutul jawa adalah satwa dilindungi undang-undang sekaligus menjadi identitas fauna Jawa Barat yang harus kita jaga bersama,” pesannya.

BBKSDA Jabar mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan temuan satwa liar atau dilindungi kepada pihak berwenang.

Hal ini memungkinkan penanganan dilakukan secara profesional dan aman, baik bagi warga maupun satwa itu sendiri, demi terjaganya keseimbangan ekosistem.***

Facebook Comments Box

Penulis : Atep K

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: BBKSDA Jabar

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti
Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal
Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku
Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus
Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan
Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik
Aksi Heroik di Bekasi: Suami Tabrak Begal demi Selamatkan Istri saat Sahur
232 Halte BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Target Rampung Akhir 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:06 WIB

Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:38 WIB

Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:55 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:19 WIB

Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik

Berita Terbaru