Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTT, Mevin.ID – Sebuah video yang menunjukkan aksi penembakan terhadap seekor burung hantu jenis Manguni viral di media sosial dan memicu kecaman publik.

Dalam video yang beredar di platform X (dulu Twitter) itu, pelaku beralasan menembak burung tersebut karena suaranya dianggap mengganggu waktu tidur.

Video yang diunggah oleh akun @Miss_Tweet tersebut memperlihatkan seorang wanita dan pria menangkap burung hantu tersebut hidup-hidup. Burung malang itu kemudian dibentangkan sayapnya sebelum akhirnya ditembak.

Suara wanita dalam video terdengar berkata, “Ini burung yang sering mengganggu kita saat tidur malam. Terlalu kelewat batas, mengganggu sekali. Bikin kita gelisah tidak tidur malam terus.”

Aksi tersebut langsung menuai amarah warganet yang mengecam kekejaman terhadap satwa liar dan mendesak pihak kepolisian untuk menindak tegas para pelaku.

 

View this post on Instagram

 

Lokasi Teridentifikasi dan Status Perlindungan

Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT, Adhi Nurul Hadi, menyatakan bahwa berdasarkan penelusuran tim, kejadian tersebut diduga kuat terjadi di wilayah Kapan, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.

Adhi menegaskan bahwa terlepas dari status perlindungan spesifik satwa tersebut yang masih perlu identifikasi lebih lanjut, tindakan dalam video jelas melanggar prinsip konservasi.

“Satwa liar sebagai bagian dari ekosistem seharusnya kita jaga dan lindungi sebagai bagian dari sistem penyangga kehidupan kita,” tegas Adhi.

Burung hantu Manguni sendiri merupakan satwa yang memiliki nilai budaya tinggi bagi masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara, di mana ia dianggap sebagai burung perlambang atau petunjuk.

Aksi penembakan ini dinilai tidak hanya kejam, tetapi juga menunjukkan kurangnya pemahaman akan pentingnya pelestarian satwa liar.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Sumber Berita: X @Miss_Tweet

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maling “Lapor Balik”: Dua Pelaku Pencurian di Medan Tuntut Keadilan Usai Disetrum Korban
Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun
Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati
Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi
Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar
Apa itu Bocor Usus seperti Diderita Siti Atlet Rugby Asal Garut? Simak Ulasannya
Bandung Bangga, Natanael Juara Dunia Olimpiade Sains di AS dan Diundang NASA
Tanggap Darurat Longsor Cisarua Berakhir, Basarnas Tetap Siagakan Operasi Terbatas

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:22 WIB

Maling “Lapor Balik”: Dua Pelaku Pencurian di Medan Tuntut Keadilan Usai Disetrum Korban

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:02 WIB

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:35 WIB

Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:59 WIB

Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:46 WIB

Apa itu Bocor Usus seperti Diderita Siti Atlet Rugby Asal Garut? Simak Ulasannya

Berita Terbaru