BANDUNG, Mevin.ID – Pasca viral di berbagai platform media sosial, Kebun Ubi di Kampung Cikoneng, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kini ramai dipadati pengunjung.
Dari sekadar gambar dan video yang menarik perhatian, hamparan kebun yang berada di kaki Gunung Manglayang ini berubah menjadi destinasi wisata dadakan yang menghidupkan aktivitas ekonomi warga sekitar.
Sejak pagi hingga sore, pengunjung terus berdatangan. Mereka tak hanya berfoto di hamparan kebun ubi yang hijau dan tertata rapi, tetapi juga membeli oleh-oleh.
Menanggapi permintaan yang tumbuh, warga setempat mulai berinisiatif berjualan. Berbagai kuliner dan minuman ringan, serta tentunya ubi hasil kebun setempat, menjadi komoditas andalan.
“Iya viral sekali di medsos, kebun Ubi Cikoneng jadi ramai dikunjungi. Saya juga jadi pengen ke sana, keliatannya view-nya bagus sih,” ujar Sri (46), warga Desa Cileunyi Kulon, kepada Mevin.ID, Kamis (15/1/2026).
Fenomena ini membuktikan bagaimana sebuah konten viral dapat secara nyata membuka keran ekonomi baru bagi masyarakat akar rumput.
Geliat ekonomi yang spontan ini memberikan suntikan pendapatan tambahan bagi keluarga di sekitar Kampung Cikoneng.
Lokasi itupun menjadi titik buruan para pedagang, baik penjual makanan, minuman, jajanan, maupun barang lainnya. Secara langsung terjadi perputaran ekonomi di lokasi ini.
Jenis ubi yang ditanam di kawasan ini adalah Ubi Cilembu terkenal, yang dikenal dengan rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut.
Mengutip data Tempo, pada 2016 lalu, ubi Cikoneng berkualitas ekspor bahkan pernah dikirim ke Taiwan, Korea, dan Singapura, sementara sisanya untuk memenuhi pasar lokal.
Meski membawa dampak positif, gelombang pengunjung yang tiba-tiba juga memunculkan pertanyaan tentang pengelolaan ke depan. Beberapa warga dan pengunjung menyuarakan harapan agar lokasi ini bisa ditata lebih baik.
Tantangan ke depan adalah bagaimana mengubah boom kunjungan yang bersifat sementara ini menjadi sebuah potensi wisata yang berkelanjutan, dengan melibatkan partisipasi dan pengaturan bersama oleh komunitas, pemerintah setempat, dan pemilik kebun.
Bagaimana menurutmu, apakah destinasi viral seperti Kebun Ubi Cikoneng ini perlu segera ditata agar lebih tertib dan manfaat ekonominya bisa terus dirasakan?***
Editor : Atep K


























