Majalengka, Mevin.ID — Viral di media sosial, keluhan warga soal dugaan buruknya kualitas proyek pembangunan irigasi di wilayah Kecamatan Majalengka menuai perhatian pemerintah setempat.
Akun anonim di Facebook mengunggah foto kondisi pasangan batu pada proyek irigasi yang dinilai tak sesuai standar.
Dalam unggahan itu, tampak material batu berwarna kemerahan yang disebut berkualitas rendah, serta pasir dengan warna coklat yang memunculkan keraguan mutu. Proyek tersebut tercantum dikerjakan oleh CV Tiga Putri Maja.
Warga pun menyambut baik instruksi KDM Gubernur Jawa Barat agar masyarakat aktif mengunggah kondisi pekerjaan pemerintah, baik yang baik maupun yang bermasalah. Media sosial dinilai menjadi sarana kontrol publik yang efektif.
Tekanan dari warganet kerap memaksa pemerintah melakukan tindakan cepat — mulai dari inspeksi lapangan hingga perbaikan proyek, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
Akan Cek Lokasi Bersama Inspektorat
Camat Majalengka, Aay Kandar Nurdiansyah, langsung merespons ketika dikonfirmasi Minggu (9/11/2025). Ia menyebut laporan publik menjadi masukan penting untuk memastikan kualitas pembangunan di wilayahnya.
“Nanti saya akan cek ke lapangan bersama Inspektorat,” — ujar Aay melalui pesan WhatsApp.
Ia memastikan klarifikasi dan tindak lanjut akan dilakukan setelah pemeriksaan lapangan selesai.
Gerakan masyarakat mengawasi langsung proyek daerah kini semakin terbuka. Tinggal bagaimana pemerintah menunjukkan keseriusannya agar setiap rupiah anggaran tidak berakhir sia-sia.***
Penulis : Salman Faqih


























