Viral! Pasien Miskin Diduga Ditelantarkan RSD Gunung Jati karena Tak Mampu Bayar Rp14,3 Juta

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon, Mevin.ID — Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penelantaran pasien miskin di Rumah Sakit Umum Daerah (RSD) Gunung Jati, Kota Cirebon, viral di media sosial.

Video tersebut memicu kemarahan publik karena memperlihatkan pasien yang terbaring lemas tanpa asupan makanan selama tiga hari, diduga akibat tidak mampu membayar biaya administrasi rumah sakit.

Video yang diunggah oleh akun TikTok @ibnusaechulaw itu telah ditonton hampir satu juta kali. Dalam video tersebut, tampak seorang pasien pria dengan infus yang tak lagi berfungsi, tanpa makanan, dan diduga tidak mendapatkan perawatan lanjutan karena belum melunasi tagihan sebesar Rp14,3 juta.

@ibnusaechulawsurat terbuka untuk gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi agar mencopot direktur RSUD Gunung Jati yang tidak mengindahkan surat edaran gubernur Jawa Barat tentang pelayanan kesehatan di RSUD , dimana pasien dhuafah atas nama Ranu Jaya asal Jagapura Lor Kecamatan Gegesik ditelantarkan rumah sakit selama 3 hari karena tidak bisa membayar tagihan rumah sakit #gubernurjawabarat #kdm #suratedaran #rsudgunungjati #cirebon #advokat #noviralnojustice #ibnusaechu #helpingpeople #fyp

♬ suara asli – Allginanjar – allginanjar

Pasien diketahui bernama Ranujaya, warga Desa Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, yang tengah dirawat usai digigit ular berbisa. Kondisinya memprihatinkan dan menyita perhatian netizen.

“Ya Allah, kejam amat pelayanan rumah sakit ini. Dalam penjara saja dikasih makan, kok di rumah sakit tidak dikasih,” ucap pengunggah video dalam narasinya.

Hanya Bisa Pulang Setelah Ada Penjamin

Saat dikonfirmasi, pemilik akun TikTok, Ibnu, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa pasien baru bisa dipulangkan setelah dirinya membayar Rp1 juta sebagai penjamin pribadi, meski tagihan total mencapai lebih dari Rp14 juta.

“Pasien ini anak dari seorang janda dengan lima anak. Mereka benar-benar tidak mampu. Saya hanya ingin membantu agar dia bisa pulang dan mendapatkan perlakuan manusiawi,” ujar Ibnu kepada wartawan Mevin.ID, Senin (14/7/2025).

Kecaman Warganet & Tuntutan Transparansi

Kasus ini langsung menuai reaksi keras dari masyarakat. Warganet mengecam pelayanan rumah sakit milik pemerintah tersebut yang dianggap tidak ramah terhadap warga miskin, padahal seharusnya mereka berhak atas jaminan kesehatan melalui program sosial seperti JKN-KIS.

Publik menuntut agar pihak rumah sakit memberikan penjelasan resmi, sekaligus meminta Pemerintah Kota Cirebon turun tangan menyelidiki kasus ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan dari RSD Gunung Jati maupun Pemerintah Kota Cirebon.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti
Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal
Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku
Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus
Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan
Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik
Aksi Heroik di Bekasi: Suami Tabrak Begal demi Selamatkan Istri saat Sahur
232 Halte BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Target Rampung Akhir 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:58 WIB

Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:06 WIB

Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:38 WIB

Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:55 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan

Berita Terbaru