JAKARTA, Mevin.ID – Aksi nekat seorang pria bertopeng terekam kamera saat membongkar puluhan road stud atau mata kucing di sekitar underpass Cawang, Jakarta Timur.
Video kejadian tersebut viral di media sosial pada Rabu (11/2/2026), memicu kecaman dari warganet dan otoritas terkait.
Dalam rekaman berdurasi 47 detik, terlihat pelaku datang seorang diri menggunakan jaket gelap dan topeng penutup wajah.
Ia membawa obeng besar dan palu kecil, lalu secara sistematis mengetuk dan mencongkel mata kucing yang terpasang di marka jalan.
Aksi berlangsung cukup lama, dan beberapa kendaraan bahkan terlihat melintas di samping pelaku tanpa menyadari kejadian tersebut.
Kapolsek Makasar Jakarta Timur, Kompol Sumardi, membenarkan peristiwa itu dan menyebut pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif.
“Kami sudah mengetahui kejadian tersebut dan saat ini sedang melakukan pendalaman, termasuk mengumpulkan bukti dari rekaman CCTV di sekitar lokasi. Pelaku tampaknya sudah mempersiapkan aksinya dengan baik,” ujar Kompol Sumardi saat dikonfirmasi, Rabu (11/2/2026).
Polisi juga tengah menginventarisasi jumlah mata kucing yang hilang serta potensi kerugian negara. Menurut data sementara, puluhan unit road stud dibongkar dalam satu malam.
Setiap unit mata kucing berkualitas jalan tol bisa mencapai harga Rp150 ribu hingga Rp300 ribu, tergantung spesifikasi reflektif dan daya tahannya.
Fungsi Vital Mata Kucing
Mata kucing atau road stud bukan sekadar aksesoris jalan. Komponen ini memiliki peran krusial dalam keselamatan berlalu lintas.
Dipasang di tengah atau tepi marka jalan, alat ini memantulkan cahaya lampu kendaraan sehingga marka tetap terlihat jelas di malam hari, saat hujan deras, atau di tengah kabut.
“Tanpa mata kucing, risiko kecelakaan fatal meningkat drastis, apalagi di underpass yang minim pencahayaan alami. Ini bukan soal pencurian biasa, tapi sudah mengancam keselamatan publik,” ujar praktisi keselamatan jalan dari Institut Transportasi Jakarta, Dr. Rudi Hartono.
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Dari hasil olah TKP sementara, polisi menemukan beberapa sidik jari dan diduga pelaku sudah memantau lokasi sebelumnya. Kompol Sumardi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau merasa dirugikan agar segera melapor.
“Kami juga meminta warga yang merasa kehilangan atau mengetahui keberadaan pelaku untuk segera menghubungi kantor polisi terdekat. Kasus ini akan kami proses tegas,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, kasus masih dalam tahap penyelidikan. Pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta pun disebut akan segera melakukan evaluasi dan perbaikan di titik-titik rawan pencurian fasilitas umum.
Sementara itu, warganet di media sosial mengecam aksi tersebut dan mendesak pelaku segera ditangkap. Tagar #TangkapPembongkarMataKucing sempat menjadi perbincangan hangat di platform X (Twitter).***
Penulis : Atep K
Editor : Bar Bernad


























