Viral Video Diduga Kelompok Mengatasnamakan GAM Minta Jatah Bantuan, TNI Aceh Tegaskan Distribusi Harus Langsung ke Warga

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh, Mevin.ID — Sebuah video pendek yang beredar luas di media sosial kembali mengguncang percakapan publik di tengah bencana banjir Aceh.

Rekaman itu menampilkan sekelompok orang yang mengaku bagian dari GAM serta menyebut diri sebagai staf Gubernur Aceh. Mereka terlihat berdebat dengan personel TNI yang tengah menyalurkan bantuan darurat.

Dalam video tersebut, beberapa individu meminta agar bantuan yang dibawa aparat dibagi terlebih dahulu kepada kelompok mereka, dengan alasan akan disalurkan ulang kepada warga terdampak.

Namun personel TNI di lokasi dengan tegas menolak, menyampaikan bahwa bantuan harus diberikan langsung kepada masyarakat, sesuai SOP penanganan bencana.

@torkispardamean0Anggota GAM mengaku staf khusus gubernur Aceh meminta jatah bantuan banjir ke TNI #Aceh #GAM #TNI♬ suara asli – TORKIS PARDAMEAN – TORKIS PARDAMEAN

“Distribusi sudah ada aturannya. Bantuan langsung ke warga,” ujar salah satu anggota TNI dalam video tersebut.

Respons Publik Menguat: “Tidak Etis di Tengah Krisis”

Tak butuh waktu lama, video itu memicu gelombang reaksi dari warganet. Banyak yang menilai tindakan meminta jatah bantuan sambil membawa nama kelompok atau lembaga tertentu sebagai tindakan yang tidak pantas—terlebih ketika ribuan warga tengah berjuang bertahan di pengungsian dengan logistik terbatas.

Beberapa komentar menyoroti bahwa bencana bukanlah ruang untuk mencari pengaruh atau mengambil bagian dari bantuan, melainkan momentum solidaritas lintas kelompok.

Identitas Para Pihak Masih Ditelusuri

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Aceh maupun aparat keamanan terkait identitas para individu dalam video tersebut.

Aparat disebut tengah melakukan penelusuran, sekaligus memastikan distribusi bantuan tetap aman, tertib, dan tepat sasaran.

Konteks Bencana: Ribuan Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Banjir yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh dalam beberapa hari terakhir memaksa banyak keluarga meninggalkan rumah dan bertahan di tempat-tempat pengungsian.

Bantuan darurat menjadi tumpuan utama warga—mulai dari makanan, air bersih, hingga obat-obatan.

Di tengah situasi darurat seperti ini, setiap hambatan distribusi logistik berpotensi memperburuk kondisi warga paling rentan: anak-anak, lansia, dan mereka yang sudah mulai mengalami masalah kesehatan.

Pemerintah dan aparat gabungan TNI–Polri masih berupaya mempercepat alur bantuan ke titik-titik terisolir, termasuk melalui jalur darat dan udara.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tok! MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana karena Karya Jurnalistik
KPK Gelar OTT di Madiun: Wali Kota Maidi dan 14 Orang Lainnya Diamankan
Wapres Gibran ‘Blusukan’ ke Banjir Bekasi: Soroti Bantuan yang Terlambat hingga Instruksikan Normalisasi Sungai
Ricuh Keraton Solo, Putri PB XIII Protes Penyerahan SK Pelaksana Cagar Budaya ke Tedjowulan
Ormas Gerakan Rakyat Deklarasikan Diri Jadi Partai Politik, Usung Anies Baswedan untuk Capres 2029
Sidang Perdana Kasus Korupsi Rp201 Miliar: Noel Ebenezer Seret Nama Partai dan Ormas dalam ‘Permainan’ Sertifikat K3
Threads Kalahkan X di Pengguna Harian Seluler, Platform Elon Musk Hadapi Badai Skandal
Surat Tanah Girik, Petok & Letter C Tidak Berlaku Mulai 2 Februari 2026, Segera Perbarui!

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 22:41 WIB

Tok! MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana karena Karya Jurnalistik

Senin, 19 Januari 2026 - 20:39 WIB

KPK Gelar OTT di Madiun: Wali Kota Maidi dan 14 Orang Lainnya Diamankan

Senin, 19 Januari 2026 - 15:23 WIB

Ricuh Keraton Solo, Putri PB XIII Protes Penyerahan SK Pelaksana Cagar Budaya ke Tedjowulan

Senin, 19 Januari 2026 - 14:30 WIB

Ormas Gerakan Rakyat Deklarasikan Diri Jadi Partai Politik, Usung Anies Baswedan untuk Capres 2029

Senin, 19 Januari 2026 - 12:59 WIB

Sidang Perdana Kasus Korupsi Rp201 Miliar: Noel Ebenezer Seret Nama Partai dan Ormas dalam ‘Permainan’ Sertifikat K3

Berita Terbaru