Viral Video Menu Makan Bergizi Gratis Berisi Telur Mentah di Lebak, SPPG Cigemblong Minta Maaf

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK, Mevin.ID – Sebuah video berdurasi 32 detik mendadak viral di jagat maya setelah memperlihatkan ketidaklayakan menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah SMA di Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak.

Dalam video tersebut, seorang guru tampak memecahkan telur dari wadah makan siswa yang ternyata masih dalam kondisi mentah.

Tak hanya telur mentah, rekaman tersebut juga memperlihatkan isi menu lainnya yang dinilai tidak lazim untuk dikonsumsi langsung, yakni empat potong jagung mentah, tiga buah lengkeng, satu kotak susu, dan hanya satu potong tahu yang sudah matang.

Unggahan ini pun sontak memancing kritik pedas dari warganet terkait standar pengawasan gizi bagi siswa.

Baca Juga : Viral Menu MBG di SMAN 1 Cigemblong: Siswa Disuguhi Telur dan Jagung Mentah, SOP Dipertanyakan

Tanggapan SPPG: Murni Kesalahan Teknis

Menyikapi kegaduhan tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Cigemblong segera memberikan klarifikasi. Ketua SPPG Cigemblong, Rasudin, menegaskan bahwa apa yang terlihat dalam video tersebut bukanlah standar pelayanan resmi mereka.

“Seluruh menu MBG yang diproduksi dapur SPPG kami disiapkan dengan mengacu pada standar keamanan pangan dan pemenuhan gizi. Kejadian ini murni kesalahan teknis di lapangan,” ujar Rasudin dalam keterangan resminya, Sabtu (24/1/2026).

Rasudin menambahkan bahwa saat ini dapur SPPG Cigemblong masih dalam tahap awal operasional. Oleh karena itu, pihaknya masih terus melakukan evaluasi dan penyesuaian sistem kerja secara berkelanjutan.

Sanksi Tegas dan Permohonan Maaf

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak SPPG telah mengambil langkah disipliner terhadap petugas yang bertanggung jawab pada hari tersebut.

  • Penerbitan Surat Peringatan (SP) 1: Diberikan kepada tim pemorsian yang dinilai lalai dan kurang teliti saat proses pengemasan menu ke dalam wadah (ompreng).

  • Penguatan Pengawasan: Pihak SPPG berjanji akan memperketat sistem kontrol kualitas agar insiden bahan makanan mentah tidak terulang kembali.

“Peristiwa ini kami jadikan bahan koreksi. Kami akan memperkuat pengawasan, tidak hanya dari sisi individu, tetapi juga sistem kerja,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Rasudin menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak sekolah, siswa, serta masyarakat Cigemblong. Ia berharap kejadian ini menjadi momentum perbaikan agar program strategis ini tetap sasaran dalam memberikan asupan gizi yang aman dan berkualitas bagi generasi muda.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?
Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung
Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun
Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta
Mal Ciputra Cibubur Terbakar: Unit Jaecoo J5 dan J8 Berhasil Dievakuasi, Showroom Dipastikan Aman
Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Hingga 22 Februari 2026
Cahaya Lampion dan Atraksi Barongsai Meriahkan Imlek 2577 di Klenteng Hok Lay Kong Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:23 WIB

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:16 WIB

Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:06 WIB

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:02 WIB

Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:43 WIB

Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta

Berita Terbaru