Wabup Garut Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Pasar Wanaraja

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, saat melakukan kunjungan kerja di Pasar Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (12/3/2025) (Foto: Anggana MKK/ Diskominfo Kab. Garut)

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, saat melakukan kunjungan kerja di Pasar Wanaraja, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (12/3/2025) (Foto: Anggana MKK/ Diskominfo Kab. Garut)

Garut, Mevin.ID – Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina, melakukan kunjungan kerja ke Pasar Wanaraja, Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (12/3/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) seperti beras, telur, daging sapi, daging ayam, dan minyak goreng menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Di pekan kedua Ramadan ini, saya sengaja mendatangi pasar untuk mengecek ketersediaan dan harga bahan pokok penting seperti beras, telur, daging sapi, ayam, dan minyak goreng,” jelas Putri Karlina.

Stok Aman, Harga Stabil

Putri menyatakan bahwa stok bapokting di Pasar Wanaraja masih dalam kondisi aman. Meskipun terdapat fluktuasi harga, secara umum harga bahan pokok masih stabil. Beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan harga, seperti cabai rawit.

“Alhamdulillah, stok di lapangan aman dan fluktuasi harga masih stabil. Ada beberapa bahan yang turun harganya, seperti cabai rawit. Namun, ada juga yang naik, tapi kenaikannya tidak signifikan,” ujarnya.

Himbauan kepada Masyarakat

Putri menghimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir atau melakukan penimbunan barang, karena Pemerintah Kabupaten Garut telah memastikan ketersediaan stok bahan pokok hingga Lebaran.

“Kami berharap keadaan stabil ini bisa terus dijaga sampai Lebaran tiba. Masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu menimbun stok barang, karena insyaallah stok bahan pokok akan tetap aman hingga Lebaran,” tegasnya.

Pemantauan Terus Dilakukan

Putri menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut akan terus memantau perkembangan harga dan stok bapokting di pasar-pasar tradisional.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran.

“Kami akan terus memantau harga dan stok bahan pokok di pasar-pasar tradisional. Ini penting untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok mereka,” pungkas Putri.

Dengan langkah proaktif ini, Pemerintah Kabupaten Garut berupaya memastikan kenyamanan dan ketenangan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi
Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”
KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga
Tanggul Citarum Jebol di Muaragembong, 553 KK Terendam Banjir Luapan Air Sungai
Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm
Insinerator Dilarang, Pemkot Bandung akan Rekrut 1.000 Petugas ‘Gaslah’
‘Tolong, Saya Ingin Pulang’: Jeritan Eka dari Oman, Korban Penganiayaan Majikan
Waspada! Bandung dan Jabar Bakal Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Sepekan ke Depan

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:22 WIB

Air Mata Bu Guru Tri, Kisah Razia Rambut di Jambi yang Berujung Jeruji Besi

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:15 WIB

Viral Aksi Kejam di NTT: Burung Hantu Manguni Ditembak Hanya Karena “Mengganggu Tidur”

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:35 WIB

KDM Turun Tangan Tengahi Sengketa Air Gunung Ciremai: PDAM Tirta Kamuning Vs Warga

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:18 WIB

Melawan Arus Demi Sesuap Nasi: Kisah Viral Penjual Tahu Bulat Terjang Banjir 50 Cm

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:30 WIB

Insinerator Dilarang, Pemkot Bandung akan Rekrut 1.000 Petugas ‘Gaslah’

Berita Terbaru