Cirebon, Mevin.ID – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri peluncuran Calender of Event (CoE) Kota Cirebon di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Sabtu (8/3/2025).
Acara ini menandai komitmen Pemerintah Kota Cirebon untuk mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata daerah melalui serangkaian kegiatan terstruktur sepanjang tahun.
Cirebon: Kota Kaya Sejarah dan Budaya
Sebagai kota yang terletak di pesisir utara Jawa Barat, Cirebon dikenal dengan sejarah, budaya, dan tradisinya yang kaya.
Kota ini memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata, yang terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Cirebon telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan industri pariwisata, didukung oleh berbagai kegiatan budaya dan festival yang rutin digelar.
Peluncuran Calender of Event (CoE)
Peluncuran Calender of Event (CoE) Kota Cirebon menjadi langkah strategis untuk mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata daerah. CoE ini berisi informasi terstruktur mengenai kegiatan-kegiatan unggulan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun.
“Saya sangat mengapresiasi peluncuran CoE ini. Dengan adanya kalender acara, masyarakat dan wisatawan dapat mengetahui jadwal kegiatan budaya dan pariwisata di Kota Cirebon secara jelas,” ujar Effendi Edo.
Edo menekankan bahwa percampuran budaya di Kota Cirebon telah menciptakan karakter yang unik, yang tercermin dalam seni, kuliner, dan arsitektur kota ini.
“Karakteristik ini perlu diperkuat dan dipromosikan untuk mendorong pariwisata berbasis kekayaan lokal,” tambahnya.
Festival Ramadhan 1446 Hijriah
Selain peluncuran CoE, acara ini juga menandai dimulainya Festival Ramadhan 1446 Hijriah. Festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan bulan suci Ramadhan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap tradisi dan nilai-nilai budaya Cirebon yang telah diwariskan turun-temurun.
“Festival Ramadhan ini adalah wujud nyata dari komitmen kita untuk melestarikan budaya dan tradisi Cirebon. Mari terus bekerja sama dan berinovasi untuk mewujudkan Kota Cirebon yang lebih maju, sejahtera, dan berbudaya,” pungkas Edo.
Dukungan untuk Pariwisata dan Budaya
Peluncuran CoE dan Festival Ramadhan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat identitas budaya Cirebon sekaligus menarik minat wisatawan.
Dengan adanya kalender acara yang terstruktur, diharapkan kegiatan-kegiatan budaya dan pariwisata dapat lebih terkoordinasi dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Effendi Edo berharap, melalui CoE dan berbagai festival budaya, Kota Cirebon dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang kaya akan sejarah dan budaya.
“Kita harus terus mempromosikan kekayaan budaya Cirebon kepada dunia, karena ini adalah aset berharga yang dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” tutupnya.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Kota Cirebon siap menapaki jalan menuju kemajuan pariwisata dan pelestarian budaya yang berkelanjutan.***


























