Tapanuli Selatan, Mevin.ID — Di tengah padatnya agenda penanganan bencana di Sumatera, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan satu hal: negara harus hadir cepat, terutama untuk memulihkan jalur hidup warga—jalan, jembatan, dan akses distribusi BBM.
Usai menemui para pengungsi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Gibran terbang dengan helikopter menuju Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis siang.
Dua posko ia datangi: Desa Garoga dan Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru. Begitu tiba di tenda pengungsian, Gibran tak memilih podium. Ia justru berjongkok, menyamakan tinggi dengan para pengungsi yang berkerumun menyampaikan kegelisahan mereka.
“Saya sampaikan duka cita untuk para korban. Ini mandat langsung dari Pak Presiden agar penanganan dan pemulihan dipercepat,” ujarnya, menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto.
Di Batang Toru, Gibran mencatat tiga hal yang tak boleh terlambat: distribusi logistik, pemulihan jalur BBM, dan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi. Ia meminta pemerintah daerah memastikan makanan tersedia tiga kali sehari, sanitasi terpenuhi, dan akses air bersih tetap aman.
Presiden Prabowo, kata Gibran, telah memerintahkan agar jalur distribusi BBM segera dipulihkan, sementara rumah-rumah yang rusak harus segera diinventarisasi untuk kemudian dibangun kembali oleh pemerintah.
“Jalur BBM akan segera dipulihkan. Rumah yang rusak mohon didata, nanti kami bantu. Banyak yang mengeluhkan sekolah dan rumah; itu akan kami tindak lanjuti,” tutur Gibran kepada warga.
Selesai meninjau Agam dan Tapanuli Selatan, Wapres melanjutkan perjalanan menuju Aceh Singkil, Aceh — memastikan setiap titik terdampak mendapat perhatian yang sama dari pemerintah pusat.***


























