Bandung, Mevin.ID – GOR Desa Cileunyi Wetan tampak penuh sejak pagi saat ratusan warga berkumpul mengikuti kegiatan Reses I Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Nia Purnakania, Rabu (26/11/2025).
Namun berbeda dari reses sebelumnya, kali ini suasana terasa lebih hangat dan penuh diskusi. Banyak warga datang membawa harapan—mulai dari pendidikan anak hingga perbaikan lingkungan permukiman.
Nia hadir bersama anggota DPRD Kabupaten Bandung Pironi Knight Grimaldi, Ketua PAC PDI Perjuangan Cileunyi Dedi Nurendi, Kepala Desa Cileunyi Wetan H. Hari Haryono, dan Sekdes Asep Momon.
Kebersamaan itu menjadi sinyal bahwa aspirasi warga akan diperjuangkan melalui sinergi lintas tingkatan pemerintahan.
Dalam dialog terbuka, warga secara bergantian menyampaikan keluhan dan kebutuhan di wilayah Cileunyi. Permintaan yang paling banyak muncul adalah pendirian SMP dan SMA untuk mengatasi jarak sekolah yang jauh.
Warga juga meminta perbaikan rutilahu, penataan area di bawah Flyover Tol Cileunyi, serta dukungan untuk kelompok ekonomi kreatif yang mulai berkembang.
“Setiap reses, saya ingin memastikan apa yang menjadi kebutuhan paling mendesak warga. Tugas saya adalah membawa suara ini ke tingkat provinsi dan memperjuangkannya,” kata Nia Purnakania di hadapan warga.
Sebagai wakil dari Dapil II Kabupaten Bandung, Nia rutin menyambangi berbagai kecamatan untuk memetakan persoalan secara langsung.
Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang terkumpul akan dilaporkan kepada fraksi dan dibahas dalam rapat dewan, sebagai dasar penganggaran program pemerintah provinsi.
Bagi warga Cileunyi, reses ini lebih dari sekadar agenda formal dewan. Ini adalah ruang untuk didengar—dan ruang bagi Nia Purnakania untuk menunjukkan komitmennya sebagai jembatan antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan publik.***
Penulis : Sutrisno
Editor : Bar Bernad


























