Warga dan PKL Tolak Usulan Pembongkaran Teras Cihampelas, Minta Penataan Ulang

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi di Teras Cihampelas tampak sepi pengunjung di Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7). — Sumber: ANTARA/Rubby Jovan

i

Situasi di Teras Cihampelas tampak sepi pengunjung di Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7). — Sumber: ANTARA/Rubby Jovan

Bandung, Mevin.ID — Rencana pembongkaran Teras Cihampelas yang diusulkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendapat penolakan dari warga dan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggantungkan hidupnya di kawasan tersebut.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan sebelumnya menyatakan tengah mengkaji usulan pembongkaran tersebut, mengingat kondisi kawasan yang dianggap tidak lagi optimal dan mengalami kerusakan.

Namun, sejumlah warga dan pedagang menilai pembongkaran bukan solusi. Mereka meminta agar Pemerintah Kota Bandung melakukan penataan ulang.

“Buat apa dibongkar, sudah tanggung. Mendingan ditata lagi saja biar lebih nyaman,” kata Taufik Budi Santoso, warga Cimaung, Cihampelas.

Taufik mengakui kondisi Teras Cihampelas saat ini memprihatinkan akibat vandalisme, namun menurutnya perbaikan dan perawatan lebih layak dilakukan daripada membongkarnya.

Hal serupa disampaikan Dindin Wardiman, warga Setiabudi. Ia menilai Teras Cihampelas masih menjadi salah satu destinasi ikonik Kota Bandung, meski banyak fasilitas yang rusak.

“Sayang kalau dibongkar. Bangunan sudah ada, ngapain dibongkar? Tinggal ditata ulang saja,” ujarnya.

Sementara itu, Aan Suherman, pedagang nasi ayam di Teras 7, menyebutkan omzetnya bisa mencapai Rp 800 ribu hingga Rp 1,5 juta per hari. Ia menolak keras rencana pembongkaran karena akan memengaruhi mata pencahariannya.

“Kalau dibongkar, saya mau pindah ke mana? Langganan saya sudah tahu saya di sini,” kata Aan.

Irahayu, bendahara Koperasi Paguyuban Pedagang Teras Cihampelas, juga menyatakan bahwa jumlah pengunjung mulai meningkat. Ia menyarankan agar pemerintah fokus mempercantik dan memberikan daya tarik baru, bukan justru membongkar.

“Kalau dibongkar, sayang banget. Tempat sudah bagus, kenapa harus dibongkar?” ucapnya.

Saat ini, dari total 191 kios di Teras Cihampelas, hanya 32 pedagang yang masih bertahan. Banyak pedagang terpaksa berhenti berjualan sejak pandemi Covid-19 karena kehabisan modal.

Usulan pembongkaran Teras Cihampelas menjadi isu yang menuai pro dan kontra di tengah warga Kota Bandung, terutama di kalangan pelaku usaha mikro yang menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Hanya DPR, Berikut Daftar Jabatan Tinggi Negara yang Hak Pensiunnya Terancam Dihapus MK
Tok! MK Nyatakan Uang Pensiun Anggota DPR Inkonstitusional, Beri Waktu 2 Tahun untuk Hapus Aturan Lama
Kapolda Jabar Pantau Kesiapan Rest Area KM 166 Majalengka: Keamanan Pemudik Jadi Prioritas Utama
Ibunda Resbob Berharap Bisa Bertemu Langsung dengan Kang Dedi Mulyadi: ‘Anak Saya Khilaf’
Lacak DNA di Helm Tertinggal, Polisi Deteksi Jalur Pelarian Penyerang Andrie Yunus Hingga Bogor!
Gugatan Roy Suryo Kandas di MK, DPP Projo: Itu Strategi Hindari Konsekuensi Hukum, Bukan Uji Konstitusi
1.512 Unit Satuan Gizi di Jawa Kena Suspend, Insentif Jutaan Rupiah Disetop!
Anggap Permohonan Kabur, MK Tolak Gugatan Roy Suryo Terkait Pasal Ijazah Jokowi

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:06 WIB

Bukan Hanya DPR, Berikut Daftar Jabatan Tinggi Negara yang Hak Pensiunnya Terancam Dihapus MK

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:01 WIB

Tok! MK Nyatakan Uang Pensiun Anggota DPR Inkonstitusional, Beri Waktu 2 Tahun untuk Hapus Aturan Lama

Senin, 16 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ibunda Resbob Berharap Bisa Bertemu Langsung dengan Kang Dedi Mulyadi: ‘Anak Saya Khilaf’

Senin, 16 Maret 2026 - 17:45 WIB

Lacak DNA di Helm Tertinggal, Polisi Deteksi Jalur Pelarian Penyerang Andrie Yunus Hingga Bogor!

Senin, 16 Maret 2026 - 12:43 WIB

Gugatan Roy Suryo Kandas di MK, DPP Projo: Itu Strategi Hindari Konsekuensi Hukum, Bukan Uji Konstitusi

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut praktik pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dari kepala daerah kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tak hanya terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Kolom

Ketika THR Berubah Menjadi Jerat Korupsi

Selasa, 17 Mar 2026 - 11:03 WIB