Warga Pasir Cina Cianjur Blokade Alat Berat Proyek Geothermal yang Menyusup Diam-diam

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR, Mevin.ID – Aksi penolakan warga Kampung Pasir Cina Girang, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, terhadap proyek panas bumi (geothermal) kembali memanas. Kemarahan warga memuncak setelah sebuah ekskavator milik kontraktor proyek kedapatan melintasi jalur pemukiman pada Minggu (11/1/2026) dini hari.

Tokoh masyarakat setempat, Aryo Prima, langsung turun tangan memprotes dan menghentikan laju alat berat tersebut. Ia menegaskan bahwa wilayah RW 02 dan RW 03 merupakan zona merah penolakan warga dan tidak boleh dilalui oleh kendaraan operasional proyek.

“Alat berat ini masuk secara diam-diam pada dini hari, tanpa sosialisasi, tanpa izin, dan tanpa menghormati kami, warga terdampak,” tegas Aryo Prima, mengutip unggahan Instagram Cianjur Update.

Kejadian ini semakin memperuncing ketegangan antara warga dan pengembang proyek geothermal yang telah berlangsung cukup lama.

Warga menilai kedatangan alat berat dengan cara “menyusup” merupakan bentuk pembangkangan terhadap kesepakatan dan sikap masyarakat yang telah jelas menolak kehadiran proyek.

“Wilayah ini sudah kami tetapkan sebagai zona larangan. Masuknya alat berat ini adalah provokasi,” tambah Aryo.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi masih tegang. Warga tetap bersiaga untuk mengawasi dan memastikan tidak ada lagi pergerakan alat berat atau aktivitas proyek yang memasuki wilayah pemukiman mereka tanpa persetujuan.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”
Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi
Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong
Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari
Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka
Semangat Toleransi di Kelenteng Hok Lay Kiong: Mas Tri dan Istri Rayakan Imlek Bersama Warga
Sinergi Membangun Kota: Kang Dedi Mulyadi dan Mas Tri Resmikan Ruang Terbuka Publik Padurenan
Gerak Cepat Bupati Eman Suherman Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di Malausma, Siapkan Relokasi.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:33 WIB

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:30 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:42 WIB

Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:25 WIB

Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka

Berita Terbaru