BEKASI, Mevin.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir kiriman dari wilayah Bogor.
Debit air dalam volume besar diprediksi akan sampai di aliran Kali Bekasi tepat pada tengah malam nanti, Rabu (11/2/2026) pukul 24.00 WIB.
Peringatan ini menyusul kenaikan signifikan Tinggi Muka Air (TMA) di Sungai Cileungsi, Bogor, yang telah menyentuh Siaga 1 dengan ketinggian mencapai 410 cm pada pukul 19.30 WIB tadi.
BPBD Siaga di Titik Pantau
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, mengonfirmasi bahwa timnya telah disiagakan di berbagai titik strategis, termasuk di pertemuan Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C).
“Saat ini air masih di Cileungsi. Nanti turun ke Kali Bekasi diperkirakan sekitar jam 12 malam (pukul 24.00). Petugas kami terus memantau setiap kenaikan dan melaporkannya setiap setengah jam sekali,” ujar Idham.
Warga Mulai Mengungsi
Antisipasi dini mulai dilakukan oleh warga yang tinggal di daerah rawan banjir.
Penduduk di wilayah Kampung Lebak, Bekasi Utara, dilaporkan sudah mulai bersiap-siap dan sebagian telah berpindah ke tempat pengungsian guna menghindari dampak luapan Kali Bekasi yang diprediksi akan naik drastis.
Daftar 13 Wilayah Berpotensi Terdampak
Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) merilis daftar wilayah di bantaran Kali Bekasi yang berpotensi terdampak banjir air kiriman malam ini, di antaranya:
- Vila Nusa Indah 5
- Bumi Mutiara
- Vila Nusa Indah 1 & 2
- Pangkalan 1A
- Vila Jatirasa
- Pondok Gede Permai (PGP)
- Kemang Ifi Graha / AL
- PPA
- Pondok Mitra Lestari (PML)
- Pekayon Jaya
- Kemang Pratama
- Delta Pekayon
Pemerintah Kota Bekasi melalui BPBD mengimbau masyarakat di sepanjang aliran sungai untuk tetap waspada, mengamankan barang-barang berharga, dan terus memantau informasi resmi dari kanal pengaduan darurat jika terjadi kenaikan air secara mendadak.***
Editor : Bar Bernad


























