Waspada! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Wilayah Ini Berstatus Siaga

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hujan Foto Ist

Ilustrasi Hujan Foto Ist

Jakarta, Mevin.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah Indonesia selama sepekan ke depan, mulai 13 hingga 19 Januari 2026.

Peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang disertai kilat dan angin kencang dipicu oleh dinamika atmosfer global, termasuk fenomena La Niña lemah yang meningkatkan pasokan uap air di wilayah Indonesia.

Penyebab Dinamika Atmosfer

BMKG menjelaskan bahwa ada beberapa faktor utama yang menyebabkan kondisi cuaca tidak stabil dalam beberapa hari ke depan:

  • La Niña Lemah: Fase negatif ENSO terpantau menguat, memicu pertumbuhan awan hujan.
  • Madden–Julian Oscillation (MJO): Aktivitas MJO terpantau aktif melintasi wilayah Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
  • Bibit Siklon 91W: Terpantau di Samudra Pasifik utara Papua dengan tekanan udara minimum 1007 hPa, yang turut memengaruhi pola konvergensi uap air.

Daftar Wilayah Berstatus Siaga (13-15 Januari 2026)

BMKG menetapkan status Siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah-wilayah berikut:

  • Jawa: Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Jawa Timur.
  • Nusa Tenggara: NTB dan NTT.
  • Papua: Papua Pegunungan.

Sementara itu, wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) diminta mewaspadai peningkatan hujan intensitas sedang dan potensi angin kencang.

Proyeksi Periode 16-19 Januari 2026

Memasuki pertengahan hingga akhir pekan, konsentrasi hujan lebat diprediksi bergeser ke wilayah:

  •  Sumatera Barat
  • Jawa Timur
  • NTT
  • Papua Pegunungan

Potensi Angin Kencang juga diprediksi merata di hampir seluruh provinsi di Indonesia, mulai dari Sumatera bagian selatan, seluruh Pulau Jawa, Bali, hingga Maluku dan Papua.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penjelasan tentang KHGT sebagai Pedoman Muhammadiyah Tentukan Awal Ramadan 1447 H
Kisah Pilu Norida Akmal Ayob: 18 Tahun Hidup Sengsara di Lombok, Akhirnya Dijemput Pulang ke Malaysia
Hilal Masih di Bawah Ufuk, Kemenag Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari
Survei Indikator: Warga Jabar Puas Infrastruktur, Tapi Keluhkan Akses Modal Ekonomi.
Gagalkan Penjualan Orang ke Arab Saudi, Satgas P2MI Projo Apresiasi Penyelamatan 11 Calon Pekerja Migran
Tok! Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini, Prediksi Awal Puasa Jatuh pada 19 Februari 2026
Prediksi BRIN: Awal Ramadan 2026 Berpotensi Berbeda Karena Faktor Hilal Global vs Lokal
‘Tembok Ratapan Solo’ Tandai Rumah Jokowi di Google Maps: Sekedar Iseng atau Nyata?

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:00 WIB

Penjelasan tentang KHGT sebagai Pedoman Muhammadiyah Tentukan Awal Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:42 WIB

Kisah Pilu Norida Akmal Ayob: 18 Tahun Hidup Sengsara di Lombok, Akhirnya Dijemput Pulang ke Malaysia

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:58 WIB

Hilal Masih di Bawah Ufuk, Kemenag Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:27 WIB

Survei Indikator: Warga Jabar Puas Infrastruktur, Tapi Keluhkan Akses Modal Ekonomi.

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:24 WIB

Gagalkan Penjualan Orang ke Arab Saudi, Satgas P2MI Projo Apresiasi Penyelamatan 11 Calon Pekerja Migran

Berita Terbaru