Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Hingga 22 Februari 2026

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hujan - Pexels Pixabay

i

Ilustrasi Hujan - Pexels Pixabay

BANDUNG, Mevin.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Jawa Barat selama sepekan ke depan, terhitung mulai tanggal 17 hingga 22 Februari 2026.

Masyarakat diimbau untuk mewaspadai hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang yang diprediksi terjadi pada rentang waktu siang, sore, hingga malam hari.

Analisis Dinamika Atmosfer

Kepala BMKG Stasiun Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ini dipicu oleh beberapa fenomena atmosfer, baik skala global maupun lokal. Salah satu faktor utamanya adalah indeks ENSO di wilayah Nino 3.4 yang memengaruhi pola cuaca di Indonesia.

Selain itu, kondisi labilitas atmosfer di Jawa Barat saat ini berada pada kategori labil ringan hingga kuat. Hal ini memicu pertumbuhan awan konvektif yang menjadi penyebab utama cuaca ekstrem secara mendadak.

“Berdasarkan hasil analisis model cuaca global dan lokal, potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat di sejumlah wilayah Jabar,” ujar Teguh di Bandung, Selasa (17/2/2026).

Rekomendasi Menghadapi Bencana Hidrometeorologi

Menanggapi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang, BMKG memberikan beberapa rekomendasi penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah:

  • Pahami Risiko Lingkungan: Kenali potensi bencana di sekitar tempat tinggal dan lakukan langkah pengurangan risiko secara dini.

  • Jaga Kebersihan: Masyarakat diminta bergotong royong membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan untuk mencegah penyumbatan drainase.

  • Waspada Masa Peralihan: Mengingat saat ini merupakan masa peralihan musim, cuaca ekstrem seringkali terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda awal yang lama.

Imbauan Pantau Informasi Resmi

Teguh Rahayu mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi cuaca yang tidak jelas sumbernya dan selalu merujuk pada kanal resmi BMKG.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan memperbarui informasi cuaca resmi dari BMKG. Segera lakukan langkah pengurangan risiko bencana,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antrean Truk Sampah Mengular 8 KM di Jalan Siliwangi Pasca-Longsor TPST Bantargebang
Waspada Penyakit Campak saat Mudik: Mudah Menular, Kasus di Jabar Melonjak
Penemuan Jasad Sopir di Sukaraja Wetan Gegerkan Warga Jatiwangi, Korban Diduga Meninggal 4 Hari Lalu
Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!
Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar
Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai
Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 
Geger “Lele Mentah” dalam Kotak Makan, SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi Menu Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:44 WIB

Antrean Truk Sampah Mengular 8 KM di Jalan Siliwangi Pasca-Longsor TPST Bantargebang

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:00 WIB

Waspada Penyakit Campak saat Mudik: Mudah Menular, Kasus di Jabar Melonjak

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:46 WIB

Penemuan Jasad Sopir di Sukaraja Wetan Gegerkan Warga Jatiwangi, Korban Diduga Meninggal 4 Hari Lalu

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:25 WIB

Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:53 WIB

Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar

Berita Terbaru