Wisata non pendakian di kaki Gunung Rinjani Lombok dibuka kembali

- Redaksi

Minggu, 23 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisatawan saat berkunjung di destinasi wisata alam non pendakian Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/Akhyar Rosidi

Wisatawan saat berkunjung di destinasi wisata alam non pendakian Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/Akhyar Rosidi

Mataram, Mevin.ID – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat menyatakan, destinasi wisata non pendakian di kawasan kaki Gunung Rinjani telah dibuka kembali setelah sebelumnya ditutup dampak cuaca ekstrem di awal Februari 2025.

“Destinasi wisata alam non pendakian di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani resmi dibuka kembali,” kata Kepala Balai TNGR NTB Yarman di Mataram, Minggu.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Lombok bahwa Kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Barat yang telah membaik, sehingga destinasi wisata alam non pendakian tersebut dibuka.

“Masyarakat maupun wisatawan saat ini telah bisa mengunjungi destinasi wisata alam non pendakian tersebut,” katanya.

Ia mengatakan, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani membuka kembali tujuh destinasi wisata alam non pendakian di antaranya wisata Tangkok Adeng, Desa Lenek Duren Kecamatan Lenek, wisata Bornong Bike Park Desa Aik Prapa Kecamatan Aikmel dan wisata Bukit Malang via Tombong Rebo Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur.

Kemudian wisata Sebau Desa Sapit Kecamatan Suela, wisata Savana Propok Desa Bebidas Kecamatan Wanasaba dan Bukit Gedong Desa Bebidas Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur.

“Serta wisata jalur sepeda Sembalun, Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur,” katanya.

Ia mengatakan, bagi pengunjung yang ingin berkunjung ke destinasi wisata alam non pendakian di kaki Gunung Rinjani tersebut dapat melakukan booking dan pembayaran tiket masuk pada aplikasi eRinjani Non Pendakian.

“Pembelian tiket wisata alam non pendakian itu dilakukan secara online,” katanya.

Sebelumnya, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) NTB menyatakan destinasi wisata alam non pendakian di kawasan Gunung Rinjani ditutup sementara dampak cuaca ekstrem yang terjadi akibat bibit siklon tropis pada Februari 2025.

“Penutupan dilakukan terhitung mulai tanggal 10 Februari 2025 sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” kata Kepala Balai TNGR NTB Yarman.

Ia mengatakan, penutupan tersebut dilakukan dalam rangka pemulihan ekosistem di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dan juga memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Lombok bahwa sedang terjadi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Barat yang diakibatkan oleh Bibit Siklon Tropis Invest 96S.

“Aktivitas gelombang atmosfer ekuatorial rossby, dan monsun Asia, sehingga perlu mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang serta potensi dampak bencana banjir, tanah longsor, dan pohon tum***

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Antara

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pulau Komodo Masuk Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi BBC
Viral Pedagang Mie Babi Pakai Peci dan Hijab di Bandung, Satpol PP Beri Teguran
Lebih dari Sekadar Peliharaan: Alasan Mengapa Kucing Diam-diam Menjaga Kesehatan Manusia
Didera Kecemasan, Mencari Validasi di Layar Kaca: Sebuah Analisis Filosofis tentang Anxious Attachment Style Sadfishing
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Pengguna Vape Bisa Dipidana
Danau Singkarak Kelabu: Kayu Gelondongan Tutupi Ikon Wisata Sumatera Barat
Mengapa Banyak Warga RI Memilih Berobat ke Singapura? Menkes: Bukan Cuma Soal Harga
Climbing Festival 2025: Menjaga Nafas Terakhir Karst Citatah, Rumah Tua Para Pemanjat Indonesia

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 16:09 WIB

Pulau Komodo Masuk Daftar Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi BBC

Senin, 15 Desember 2025 - 12:51 WIB

Viral Pedagang Mie Babi Pakai Peci dan Hijab di Bandung, Satpol PP Beri Teguran

Minggu, 14 Desember 2025 - 12:16 WIB

Lebih dari Sekadar Peliharaan: Alasan Mengapa Kucing Diam-diam Menjaga Kesehatan Manusia

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:53 WIB

Didera Kecemasan, Mencari Validasi di Layar Kaca: Sebuah Analisis Filosofis tentang Anxious Attachment Style Sadfishing

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:43 WIB

Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Pengguna Vape Bisa Dipidana

Berita Terbaru