Wisata Telaga Sunyi Baturaden Lumpuh Diterjang Banjir Bandang, Area Kolam Alami Tertimbun Lumpur

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi infrastruktur wisata Telaga Sunyi, Baturaden, yang dipenuhi lumpur. Pengelola menutup area wisata sekitar lima hari untuk proses pemulihan. (Foto : Dok. Fazal Muhtadie)

Kondisi infrastruktur wisata Telaga Sunyi, Baturaden, yang dipenuhi lumpur. Pengelola menutup area wisata sekitar lima hari untuk proses pemulihan. (Foto : Dok. Fazal Muhtadie)

BANYUMAS, Mevin.ID – Hujan lebat yang mengguyur lereng Gunung Slamet sejak Sabtu (24/1/2026) siang mengakibatkan banjir bandang di aliran sungai objek wisata Telaga Sunyi, Baturaden, Kabupaten Banyumas.

Bencana ini menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan dan memaksa pengelola menutup total kawasan wisata tersebut.

Kronologi Kejadian

Banjir mulai meluap sekitar pukul 02.00 WIB dini hari akibat akumulasi curah hujan tinggi yang terjadi sejak hari sebelumnya. Debit air yang sangat besar melimpas melewati bendungan kecil, membawa material sampah alami seperti ranting pohon dan batang kayu besar.

Kondisi di lokasi terpantau memprihatinkan. Jembatan penyeberangan ikonik di area tersebut dipenuhi material kayu yang tersangkut, sementara seluruh permukaan jalan dan area wisata tertutup lapisan lumpur tebal yang licin.

Kerusakan Infrastruktur dan Sedimentasi Parah

Dampak dari banjir bandang ini tidak hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga mengubah bentang alam Telaga Sunyi. Pihak pengelola mengungkapkan bahwa kerusakan terparah terjadi pada saluran air vital dan akses jalan.

Lebih lanjut, fenomena pendangkalan ekstrem terjadi di kolam utama. Area yang semula memiliki kedalaman antara 3 hingga 5 meter kini tertimbun material sedimen berupa pasir dan lumpur hingga permukaannya tampak rata.

“Kami cukup kaget karena biasanya banjir tidak separah ini. Tadi pagi saat mendapat laporan dari penjaga, kondisinya ternyata memang cukup parah,” ujar Erik, salah satu pihak pengelola di lokasi.

Penutupan Sementara dan Masa Pemulihan

Menanggapi situasi darurat ini, manajemen memutuskan untuk menutup akses wisata Telaga Sunyi selama lima hari ke depan. Penutupan ini diperlukan untuk proses pembersihan material secara intensif dan memastikan keamanan bagi calon pengunjung.

Yudi, perwakilan pengelola, menjelaskan bahwa langkah ini diambil karena faktor cuaca yang sulit diprediksi.

“Otomatis kami menutup akses wisata sementara karena banjir ini tidak terprediksi. Curah hujan sangat tinggi selama beberapa hari terakhir,” ungkapnya.

Dampak Finansial

Meski belum bisa menaksir total kerugian materiil secara pasti, pihak manajemen mengakui adanya potensi kehilangan pendapatan (lost income) yang cukup besar akibat penghentian operasional ini.

Fokus utama saat ini adalah pemulihan fasilitas dan penataan ulang lanskap agar Telaga Sunyi dapat kembali dibuka untuk umum dalam kondisi aman.

Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di kawasan lereng pegunungan, mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Banyumas dan sekitarnya.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: BMSTV.id

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?
Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung
Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun
Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta
Mal Ciputra Cibubur Terbakar: Unit Jaecoo J5 dan J8 Berhasil Dievakuasi, Showroom Dipastikan Aman
Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat Hingga 22 Februari 2026
Cahaya Lampion dan Atraksi Barongsai Meriahkan Imlek 2577 di Klenteng Hok Lay Kong Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:23 WIB

Membela Kebun Sendiri Berujung Bui: Kakek Herman Jadi Tersangka Usai Dikeroyok Pencuri, Di Mana Keadilan?

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:16 WIB

Tol Cipali Membara, Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di KM 185, Arus Jakarta-Cirebon Sempat Ditutup

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:06 WIB

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa Hingga Bandung

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:02 WIB

Akhir Kekejaman di Lakarsantri: Polrestabes Surabaya Resmi Tahan Pasutri Penyiksa Balita 4 Tahun

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:43 WIB

Terungkap! Motif Mutilasi dalam Koper di Brebes: Pelaku Sakit Hati Ditagih Hutang, Gasak Uang Belasan Juta

Berita Terbaru