Tasikmalaya, Mevin.ID– Anggota DPRD Jawa Barat H. Yod Muntaraga MAP mengatakan bahwa dirinya merupakan bagian dari Keluarga Besar Pondok Pesantren Suryalaya.
Hal itu diungkapkan Yod saat menggelar kegiatan Sosialisasi Perda di Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya, akhir pekan lalu.
Yod menggelar Sosper bersama Keluarga GMPS (Generasi Muda Pondok Pesantren Suryalaya).
“Saya adalah bagian dari Pondok Pesantren Suryalaya. Dan saya bangga menjadi bagian dari Pondok Pesantren Suryalaya ini karena republik ini berdiri karena hadir nya pesantren-pesantren di tanah air, termasuk Pondok Pesantren Suryalaya ini,” kata Yod.
Ia mengatakan setiap ia akan membuat keputusan politik selalu meminta fatwa dari Pondok Pesantren Suryalaya. Saat ia mencalonkan menjadi wakill rakyat pada 2014, misalnya, Yod dicalonkan juga oleh Partai untuk menjadi anggota DPR RI. Yod lalu mengunjungi tokoh fan sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya dan hasil diskusinya untuk tetap di DPRD Jabar.
Ke depan, Yod berharap ada kader-kader dari Ponpes Suryalaya yang lain yang bisa berperan baik menjadi wakil rakyat ataupun menjadi anggota bupati atau wakil bupati.
“Ke depan harus ada kader Pondok Pesantren Suryalaya yang mampu menjadi pemimpin, baik itu menjadi anggota DPR, DPRD, ataupun menjadi Bupati atau Wakil Bupati,” kata Yod.
Ketua Fraksi Partai Golkar itu menambahkan Pondok Pesantren Suryalaya telah teruji dalam melahirkan manusia-manusia karya, karena salah satu tokoh nya merupakan salah satu pendiri Partai Golkar.
Oleh karena itu, katanya, sudah menjadi kewajiban bagi partai Golkar untuk terus membangun dan membina komunikasi dengan Pondok Pesantren Suryalaya.
Pada bagian lain, Yod Mintaraga mengatakan, Lembaga kedewanan membuat program kerja yang berupaya mendekatkan wakil rakyat dengan rakyat.
“Program itu diantaranya Sosialisasi Perda. Program ini dirancang khusus untuk kembali turun kepada pemilihnya, kepada rakyat,” kata Yod.
Selain Sosialisasi Perda, katanya, ada program lain yang sifatnya bertujuan untuk mendekatkan anggota DPRD Jabar dengan rakyatnya, misalnya Program Empat Pilar dan Reses.
“Malah saya mengusulkan ada satu program lagi yang berbasis pada budaya,” kata Yod.
Terkait Perda Desa Wisata yang menjadi tema Sosper kali ini, Yod mengatakan pentingnya keberadaan desa wisata tersebut. Perda tersebut, katanya, memberi ruang kepada masyarakat untuk lebih menggerakan roda ekonomi, khususnya terkait kepariwisataan.
Potensi-potensi desa terkait wisata, katanya, bisa diekspoloitasi dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.***
Penulis : Ude D Gunadi
Editor : Dude


























