Yogyakarta, Mevin.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta menemukan satu kasus positif COVID-19 melalui surveilans influenza like illness (ILI). Pasien tersebut sudah sembuh dan memiliki gejala ringan.
“Memang kemarin ada satu yang positif, tapi gejalanya ringan,” kata Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, Rabu (11/6).
Kasus ini terdeteksi melalui uji laboratorium di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kota Yogyakarta. Meski pasien terdaftar sebagai peserta BPJS di wilayah Danurejan, Yogyakarta, ia berdomisili di Sleman dan kini sudah dinyatakan sembuh.
Emma menjelaskan, hasil tracing menunjukkan tidak ada penularan lebih lanjut di keluarga pasien. “Tracing tetap kita lakukan, walau domisilinya Sleman. Kita kerja sama untuk memantau satu keluarganya dan alhamdulillah negatif semua,” ujarnya.
Surveilans sentinel ini rutin dilakukan untuk mendeteksi penyakit menular dengan gejala flu. Namun, Emma menambahkan bahwa pemeriksaan ini tidak dilakukan sampai ke tingkat varian virus.
Vaksinasi Capai 99 Persen
Emma juga mengingatkan bahwa meskipun pandemi COVID-19 telah berakhir, kewaspadaan tetap penting, terutama untuk kelompok rentan yang belum divaksin.
“Kita sudah 99 persen cakupan vaksinasi. Yang harus waspada itu yang belum pernah vaksin, misalnya karena komorbid,” tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk penggunaan masker jika bergejala.
“Perlakuannya sekarang seperti flu biasa, tapi tetap perlu hati-hati,” pungkas Emma.***


























