Zulhas: Baru Rp5 Triliun Anggaran MBG Terserap, Targetnya Sampai Rp121 Triliun Tahun Ini

- Redaksi

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan saat menanggapi pertanyaan awak media di kantornya di Jakarta, Selasa (15/4/2025). ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira.

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan saat menanggapi pertanyaan awak media di kantornya di Jakarta, Selasa (15/4/2025). ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira.

Jakarta, Mevin.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas mengungkapkan bahwa hingga pertengahan tahun 2025, penyerapan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih tergolong rendah. Dari total target Rp121 triliun, baru sekitar Rp5 triliun yang berhasil diserap hingga Juni.

“Anggaran yang terserap baru Rp5 triliun sampai Juni. Tapi Kepala Badan Gizi Nasional, Prof Dadan, memperkirakan sampai Desember nanti bisa mencapai Rp121 triliun,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan, Kamis (22/6/2025).

Padahal, awalnya pemerintah menargetkan anggaran MBG mencapai Rp171 triliun tahun ini—bertambah Rp100 triliun dari pagu awal sebesar Rp70 triliun. Namun, realisasinya hanya bertambah Rp50 triliun, dengan total anggaran akhir dipatok di angka Rp121 triliun.

Meski begitu, Zulhas membantah bahwa penurunan target anggaran disebabkan oleh keterbatasan kas negara. Ia menegaskan, hal ini lebih berkaitan dengan kesiapan pelaksanaan di lapangan.

“Bukan karena uang negara tidak cukup. Tapi karena kesanggupan melaksanakannya. Sekarang saja baru bisa menyerap Rp5 triliun. Jadi bisa saja nanti tembus Rp121 triliun, bahkan Rp171 triliun,” jelasnya.

Saat ini, jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai 5,5 juta orang, namun jumlah tersebut masih jauh dari target ambisius 82 juta penerima di tahun 2025. Untuk mengejar ketertinggalan ini, pemerintah tengah memfinalisasi Peraturan Presiden (Perpres) sebagai landasan percepatan program MBG.

“Arahan Presiden melalui Mensesneg sudah jelas: program MBG harus dipercepat agar semakin banyak anak-anak yang bisa menikmati makan bergizi. Ini penting untuk pertumbuhan dan masa depan mereka,” tegas Zulhas.

Perpres tersebut ditargetkan rampung dalam pekan ini, sebagai payung hukum untuk mempercepat distribusi dan penyerapan anggaran ke seluruh wilayah Indonesia.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepesertaan BPJS PBI JK Sempat Nonaktif? Begini Cara Mudah Cek dan Mengaktifkannya Kembali Lewat NIK KTP
Indonesia Terjebak ‘Triple Planetary Crisis’, Menteri LH dan MUI Serukan Jihad Lawan Sampah Sungai
KPK Bongkar Modus ‘Jalur Siluman’ di Bea Cukai, Berikan 5 Rekomendasi Tegas untuk Benahi Impor
KPK: Saksi Pemerasan Rp 10 M Silakan Lapor ke Dewas, Bantah Nama Bayu Sigit
Sikat Rentenir, Presiden Prabowo Siapkan Gerai Pinjaman Super Mikro Lewat Kopdes Merah Putih
Hijrah ke IKN, ASN akan Tinggal di Rumah Susun
Prabowo Soroti Bocornya Dana Desa: 10 Tahun Mengucur, Tak Sampai ke Rakyat
Terungkap! Eks Kepala KPP Banjarmasin Rangkap Jabatan di 12 Perusahaan, KPK Dalami Modus Korupsi Pajak

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 20:02 WIB

Kepesertaan BPJS PBI JK Sempat Nonaktif? Begini Cara Mudah Cek dan Mengaktifkannya Kembali Lewat NIK KTP

Senin, 16 Februari 2026 - 16:25 WIB

Indonesia Terjebak ‘Triple Planetary Crisis’, Menteri LH dan MUI Serukan Jihad Lawan Sampah Sungai

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:45 WIB

KPK Bongkar Modus ‘Jalur Siluman’ di Bea Cukai, Berikan 5 Rekomendasi Tegas untuk Benahi Impor

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:45 WIB

KPK: Saksi Pemerasan Rp 10 M Silakan Lapor ke Dewas, Bantah Nama Bayu Sigit

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:30 WIB

Sikat Rentenir, Presiden Prabowo Siapkan Gerai Pinjaman Super Mikro Lewat Kopdes Merah Putih

Berita Terbaru